Day 1 PKKMB UNUSA 25
■Pemateri : Yudi latif, MA.,Ph.D
Materi : kehidupan berbangsa,bernegara, jati diri bangsa, dan pembinaan kesadaran bela negara .
Ringkasan
●Teks ini membahas kesederhanaan sebagai kunci kebesaran. Banyak penemuan, karya seni, dan bahasa besar lahir dari kemampuan menyederhanakan hal yang rumit. Contohnya, bahasa Indonesia dianggap sederhana karena tidak mengenal konjugasi, egaliter, inklusif, tanpa bias gender, dan mudah dipelajari. Kesederhanaan ini justru membuat bahasa Indonesia diakui dunia, termasuk oleh UNESCO.
Kesederhanaan juga tampak dalam keragaman—seperti lima warna dasar (hitam, putih, merah, kuning, biru) yang melahirkan banyak kombinasi, atau lima rasa dasar (pahit, manis, asin, asam, gurih) yang membentuk aneka cita rasa.
Prinsip yang sama terlihat dalam Pancasila dan konstitusi Indonesia. Bangsa Indonesia lahir dari keberagaman agama, budaya, etnis, dan ideologi, namun para pendiri bangsa berhasil menemukan titik temu yang sederhana untuk menyatukan semuanya.
Akhirnya, kesederhanaan dipandang sebagai kekuatan utama yang menyatukan dan mengarahkan bangsa menuju kemajuan, sekaligus menjadi esensi kebijaksanaan para pemimpin dan pendiri bangsa .
■Pemateri : BNNP Jawa Timur
Materi : Mahasiswa bebas narkoba untuk mendukung generasi rahmatal lil alamin unusa
Ringkasan :
●Betul 👍 Rokok dan narkoba sama-sama bisa merusak tubuh, pikiran, dan otak.Rokok dan narkoba adalah zat berbahaya karena dapat merusak tubuh, pikiran, dan otak. Rokok menyebabkan penyakit serius seperti kanker, jantung, dan gangguan pernapasan. Narkoba membuat seseorang kecanduan, kehilangan kendali diri, serta merusak fungsi otak. Karena dampaknya yang berat, para pengguna narkoba sebaiknya menjalani rehabilitasi agar bisa pulih dan kembali hidup sehat .
1. Bahaya Rokok – jelaskan penyakit fisik (paru-paru, jantung, kanker).
2. Bahaya Narkoba – jelaskan dampak kecanduan, rusaknya pikiran/otak, hancurnya masa depan.
3. Solusi – rehabilitasi untuk pengguna narkoba supaya bisa pulih.
■Pemateri :Hafidz algristian . dr.,Sp, Kj
Materi : Mahasiswa berkarakter dengan anti kekerasan seksual , anti perundungan sehat mental dan berperilaku menyimpang
Ringkasan : Menolak kekerasan seksual
Menolak perundungan (bullying)
Menjaga kesehatan mental
Menjauhi perilaku menyimpang Mahasiswa berkarakter adalah mahasiswa yang mampu menjaga sikap dan perilakunya dengan baik. Mereka menolak segala bentuk kekerasan seksual dan perundungan karena merugikan orang lain. Selain itu, mahasiswa juga harus menjaga kesehatan mental agar mampu berpikir jernih, serta menghindari perilaku menyimpang yang dapat merusak diri maupun lingkungan. Dengan begitu, mahasiswa dapat menjadi pribadi yang berintegritas dan teladan lengkap.

Komentar
Posting Komentar